<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Blog Keluarga Al Hikmah</title>
	<atom:link href="http://keluargaalhikmah.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://keluargaalhikmah.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Mar 2009 02:52:45 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='keluargaalhikmah.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/1dac3f50c74db00854b1b4fdd78c0651?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Blog Keluarga Al Hikmah</title>
		<link>http://keluargaalhikmah.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Matamorfosis Sang Juara</title>
		<link>http://keluargaalhikmah.wordpress.com/2009/03/18/matamorfosis-sang-juara/</link>
		<comments>http://keluargaalhikmah.wordpress.com/2009/03/18/matamorfosis-sang-juara/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Mar 2009 02:49:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keluargaalhikmah</dc:creator>
				<category><![CDATA[sharing]]></category>
		<category><![CDATA[walimurid]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keluargaalhikmah.wordpress.com/?p=278</guid>
		<description><![CDATA[(Inilah tulisan yang menjadi pemenang Juara 2 pada Lomba Menulis Kisah Inspiratif  Walimurid Al Hikmah)
 Metamorfosis Sang Juara
 Oleh : Itho Bharata *)


Dalam salah satu gerbong kereta api Ekspres Agro Anggrek Surabaya-Jakarta. Tidak terasa air mataku menetes satu demi satu , saat ku baca lagi pesan singkat dari Deputy leader anakku, “Alhamdulillah! Ananda mendapat Silver [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keluargaalhikmah.wordpress.com&blog=4319273&post=278&subd=keluargaalhikmah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>(Inilah tulisan yang menjadi pemenang Juara 2 pada Lomba Menulis Kisah Inspiratif  Walimurid Al Hikmah)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:left;line-height:150%;"><img class="alignright size-full wp-image-279" title="n1570308770_70391_8947" src="http://keluargaalhikmah.files.wordpress.com/2009/03/n1570308770_70391_8947.jpg?w=250&#038;h=609" alt="n1570308770_70391_8947" width="250" height="609" /><!--[if gte mso 9]&gt;     &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false         &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--> <strong><span style="font-size:14pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Metamorfosis Sang Juara</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><!--[if gte mso 9]&gt;     &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false         &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--> <span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Oleh : Itho Bharata *)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><!--[if gte mso 9]&gt;     &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false         &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--[if !mso]&gt;--></p>
<p class="NoSpacing" style="text-align:justify;line-height:150%;"><em><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Dalam salah satu gerbong kereta api Ekspres Agro Anggrek Surabaya-Jakarta. Tidak terasa air mataku menetes satu demi satu , saat ku baca lagi pesan singkat dari Deputy leader anakku, “Alhamdulillah! Ananda mendapat Silver Medals”. <span> </span>Aku memang nekat berangkat ke Jakarta malam itu, dengan karcis terakhir yang tersisa di loket. Aku ingin menjemput sendiri anakku yang baru kembali dari Olimpiade Matematika di Singapura. Subhanallah ….<span> </span>Aku ingin menyambutnya dengan senyuman termanisku. Karena aku ingin dia tahu betapa aku sangat bangga padanya. Karena memang tidak pernah kubayangkan sebelumnya, bahwa anakku “yang sekarang”, sudah bisa mengharumkan nama Bangsa, Negara dan Agamanya …………</span></em></p>
<p class="NoSpacing" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="NoSpacing" style="text-align:justify;line-height:150%;"><em><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"><br />
</span></em></p>
<p class="NoSpacing" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="NoSpacing" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="NoSpacing" style="text-align:justify;line-height:150%;"><!--[if gte mso 9]&gt;     &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false         &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--[if !mso]&gt;--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Bagaimana mendidik anak supaya jadi juara? Bagaimana supaya anak gemar Matematika? Kursus-kursus apa saja yang harus diikuti supaya bisa berprestasi? Bagaimana cara mengetahui bakat anak sejak dini? dan lain lain. Pertanyaan itulah yang selalu berulang kali ditanyakan hampir semua orang yang kutemui, juga wartawan saat wawancara, maupun dalam talk show yang mengundang kami sebagai bintang tamu, setelah anakku berhasil memenangkan beberapa kompetisi yang diikutinya . Malu rasanya aku menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Aku merasa belum pantas untuk menjawabnya. Aku bukan orang pandai yang punya beribu teori dalam mendidik anak. Aku juga bukan ibu yang sudah punya banyak pengalaman. Bagaimana kalau caraku mendidik anak ternyata salah? Bagaimana kalau jawabanku justru menjerumuskan orang tua lain? Aku tanyakan ke suamiku, dan sering kupaksa dia untuk ikut menemaniku menjawab pertanyaan mereka. Sungguh aku merasa tidak pede. Aku takut salah berteori, takut salah bicara dan sebagainya. Dan dengan berbagai alasan, suamiku selalu menolak, karena dia merasa tidak terjun langsung mendidik anak-anak. “Trus aku harus ngomong apa Pah?” Suamiku hanya berkata : “Ceritakan saja pengalamanmu apa adanya”.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Kucoba mengingat kembali peristiwa 11 tahun lalu, dan mungkin orang tidak akan percaya kalau kuceritakan bahwa anakku yang mereka lihat sekarang ini <span> </span>sangat berbeda dengan masa kecilnya dulu. <span> </span>Anakku yang saat balitanya adalah anak yang<span> </span>sangat aktif (cenderung hiperaktif), manja , tidak sabaran, susah konsentrasi, menang sendiri, tidak mau kalah dan sebagainya, <span> </span>sekarang sudah banyak <span> </span>“berubah”. Dan perubahan itu ternyata mengalir begitu saja, walaupun awalnya aku sendiri juga gamang, apakah aku bisa membuat anakku berubah? harus kumulai darimana dulu untuk merubahnya? Dan dengan cara bagaimana? </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Sejak dinyatakan positif hamil oleh dokter, aku menyambutnya dengan perasaan gembira. Walaupun saat itu aku masih bekerja di salah satu bank BUMN di Surabaya, kehamilanku tidak membuatku jadi bermalas-malasan. Aku malah semakin rajin melakukan sholat dan puasa, dari yang <span> </span>wajib sampai yang sunah, juga membaca Al Quran. Aku sendiri juga heran, kenapa waktu hamil yang pertama ini aku rajin sekali beribadah. Kalau ditanya makanan apa saja yang kumakan selama hamil? aku lupa, tapi yang kuingat, aku tidak ada masalah dengan makanan. Tidak ada ngidam. Semua makanan kumakan, malahan saat itu, bila aku masih terlintas kepingin makanan tertentu, <span> </span>tiba-tiba makanan itu sudah ada di depanku (tiba-tiba menu rantangan<span> </span>makan siangku sesuai dengan yang kuinginkan, rombong makanan keliling yang tidak pernah lewat rumah tiba-tiba lewat ketika kuinginkan, buah yang bukan musimnya juga tersedia di toko buah dan kebetulan-kebetulan lainnya). Dan ternyata sampai bulan kesembilan kehamilanku, hasil USG masih memperlihatkan kalau bayiku dalam posisi sungsang. Akhirnya dokter memutuskan untuk segera melakukan tindakan operasi. Di bulan Ramadhan, tanggal 14 Januari 1997, pukul 08.30, <span> </span>anakku lahir dengan selamat. Kata dokter yang mengoperasi, ternyata tali pusatnya pendek, sehingga membuat si bayi tidak bisa berada pada posisi normal. Tapi lucunya ada juga orang tua yang bilang ke aku, kalau kepercayaan kuno dulu, <span> </span>anak yang <span> </span>terlahir sungsang, pertanda kalau nantinya <span> </span>akan jadi Tabib (orang pandai pada jaman dulu atau istilah sekarang, dokter), karena sejak dalam kandungan, si <span> </span>jabang bayi sudah bersemedi dengan posisi kepala terbalik. Amin. Wallahualam.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Mungkin karena di dalam perut dia tidak bisa banyak bergerak (karena ada kelainan pada tali pusatnya), <span> </span>sehingga setelah diluar, dia bagaikan lepas dari belenggu. Kebetulan anakku yang pertama, saat itu adalah cucu pertama dari keluarga suamiku. Sehingga nenek dan kakeknya, juga tante-tantenya sangat memanjakannya (diawal menikah aku masih tinggal serumah dengan mertua). <span> </span>Jadi bagaikan raja kecil dengan dayang-dayangnya (1 baby sitter dan 2 orang pembantu), anakku tidak pernah bisa diam, bergerak kesana-kemari seperti tidak kenal lelah, minta ini itu cuma menunjuk dan berbicara<span> </span>dengan<span> </span>bahasa planetnya (anakku baru bisa bicara pada saat usia 2,5 tahun), dan rasanya dia juga belum puas kalau seluruh rumah belum dijelajahi dan dibuatnya berantakan. Kalau bermain dengan teman atau saudara (yang sedang berkunjung) ujung-ujungnya pasti menangis, kalau tidak berantem gara-gara berebut mainan atau anakku tidak mau kalah kalau sedang bermain. Dan karena sangat aktifnya anakku sering tidak bisa tidur hingga larut malam. Ada saja yang dikerjakannya, padahal yang menjaga sudah pada ketiduran karena kelelahan mengikuti dia seharian.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Dulu aku sering malu rasanya kalau mengajak dia bepergian keluar rumah atau ke berbagai pertemuan, karena hampir semua orang yang melihat tingkah polah anakku akan mengatakan kalau anakku “nakal sekali” (hanya beberapa orang yang mengerti bahasa psikologi akan mengatakan kalau anakku sangat aktif). Dia selalu membuat ulah yang membuat aku ingin cepat-cepat angkat kaki dari tempat tersebut, karena malu. Awalnya kupikir semuanya itu masih dalam batas wajar, <em>namanya juga anak-anak</em>, pikirku, tetapi lama-lama karena banyak yang mengatakan begitu, membuatku kepikiran juga. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Sejak kecil dia memang sudah terlihat cerdas. Saat usia 2,5 tahun, setelah<span> </span>mulai lancar berbicara, dia langsung hapal luar kepala angka, abjad, warna, nama binatang dll (dalam bahasa Inggris dan Indonesia), memasang puzzle hanya dalam hitungan detik, juga kemampuan <span> </span>lainnya. Sehingga saat itu, karena kuanggap sudah mampu, di usia 3 tahun sudah kumasukkan ke play group. Tapi ternyata aku salah, walaupun mungkin dia mampu mengikuti semua kegiatan, tapi emosinya tetap tidak bisa dipaksa. <span> </span>Sehingga waktu dia tidak dinaikkan tingkat di kelompok play groupnya, aku sempat protes , Anakku kan mampu? kenapa tidak boleh naik? dan setelah mereka menjelaskan bahwa anakku memang menonjol di hampir semua aspek, tapi emosinya masih belum stabil, baru aku bisa mengerti. Tapi saat itu aku belum menangani <em>“masalah”</em> anakku secara serius (karena saat itu aku masih bekerja, hingga waktuku sangat terbatas).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Aku baru bener-bener tersentak setelah anakku tidak diterima masuk ke sekolah Taman Kanak-kanak yang kami inginkan. Dan mereka memberikan catatan<span> </span>khusus tentang perilaku anakku pada berkas test masuknya. Sejak saat itu, baru aku sadar bahwa anakku punya masalah serius. Saat itu aku sedih sekali. Bukan karena tidak diterima di sekolah tersebut, tapi aku merasa bersalah karena tidak menyadari lebih dini apa yang terjadi padanya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Setelah melalui berbagai pertimbangan, dan kebetulan aku juga baru melahirkan anak kedua, akhirnya kuputuskan aku keluar dari tempat kerjaku supaya aku lebih bisa berkonsentrasi memperhatikan keluarga. <span> </span>Apalagi aku juga sudah mulai diingatkan orang tuaku, “Anakmu yang satu ini harus lebih kamu perhatikan, karena dia anak yang <span> </span>pinter, kalau tidak diarahkan yang bener, dia akan jadi nakal dan <span> </span>bisa lebih berbahaya dari anak yang rata-rata” Akhirnya kumasukkan anakku ke TK Islam lain yang kuanggap baik juga. Dan aku terus berkonsultasi dengan guru kelasnya, untuk mengikuti perkembangannya. Selain itu, aku mulai banyak berkonsultasi ke orang-orang yang paham ilmu psikologi.<span> </span>Aku juga mulai membaca buku-buku tentang psikologi anak, dan juga banyak berkomunikasi dengan ibu-ibu yang mempunyai anak <em>“bermasalah”.</em> Dan kesimpulannya, sebenarnya anakku tidak ada masalah yang perlu dikhawatirkan, <span> </span>tapi memang dia sangat aktif (energinya berlebih) dan mereka menyarankan memberikannya banyak<span> </span>kegiatan yang dapat menyalurkan energinya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Kucoba mulai mencari informasi beberapa kegiatan yang kira-kira sesuai dengan kemampuannya dan yang menarik minatnya. Awalnya kucoba <span> </span>memasukkannya ke kursus aritmatika (sempoa), dan ternyata dia suka. Kemudian berlanjut ke kursus bahasa Inggris, kursus menggambar, dan dirumah juga dibantu oleh guru privat yang menemaninya belajar dan bermain. Hari Minggunya kuajak dia kursus berenang. Sejak itu, tiada hari tanpa kegiatan untuk anakku. Orang yang melihat mungkin tidak tega. Bahkan aku disalahkan oleh beberapa orang, yang tidak setuju dengan perlakuanku. Ada yang bilang, aku terlalu mengekploitasi anakku sendiri, aku berambisi dan beberapa omongan lainnya. Aku sedih mendengarnya. Kalau mau jujur, sebenarnya aku juga nggak tega melihatnya seperti itu. Tapi demi kebaikannya juga, aku harus sabar dan mencoba bertahan. Aku hanya bisa berdoa, Semoga apa yang aku lakukan tidak salah dan berharap suatu saat pasti berbuah hasil..</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Tapi boleh percaya boleh tidak, ternyata dengan semua kegiatannya itu, anakku tidak pernah mengeluh, dia melakukannya dengan senang. Bahkan kalau tidak bisa masuk dia sangat kecewa dan malah menangis karena takut ketinggalan dengan temannya. Memang kadang dia juga <span> </span>merajuk tidak mau berangkat (biasanya karena ada yang <em>“lebih menarik”</em> di rumah), tapi itu jarang sekali terjadi. Dan Alhamdulillah, secara perlahan anakku mulai banyak berubah. Tidurnya mulai lebih awal, anaknya mulai tenang, mulai focus pada kegiatan yang dilakukan dan konsentrasinya meningkat. Juga kemampuan lainnya mulai mengikuti dan berkembang dengan baik. Dan karena ketekunannya dalam berlatih, ternyata dia bisa berprestasi di semua tempat kursusnya. Di kursus sempoanya, bahkan selalu terpilih untuk mewakili lomba di tingkat Nasional (sejak duduk di TK sampai kelas 5).</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Walaupun kegiatannya sangat padat, pelajaran sekolahnya tidak pernah terganggu (Alhamdulillah di kelas dia anak berprestasi). Padahal awalnya aku juga khawatir, karena dia juga mulai masuk sekolah full day. Tapi Subhanallah., Maha suci Allah yang telah membuat otak dan tubuh kita sedemikian hebatnya. Memang sering kita meremehkan dan memanjakan kemampuan otak dan tubuh seorang anak kecil. Takut mereka capek, takut jatuh sakit, <span> </span>takut sekolahnya <span> </span>terganggu dan sebagainya. Padahal kalau kita tahu, kemampuannya ternyata sangat luar biasa. Karena sebenarnya otak kita juga sama dengan anggota tubuh yang lain, yang bila dilatih sejak kecil lama-lama akan menjadi <em>“tough”</em> (kuat dan tangguh) . Seperti juga seorang olahragawan, karena otot mereka terbiasa diberikan latihan berat, akhirnya mereka tidak akan merasa lelah lagi ketika disuruh lari berapa ribu meter atau mengangkat beban berat sekalipun. <strong><em>Memang tidak ada yang instan, semuanya perlu latihan dan kesabaran</em></strong><em>.</em></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Teori tersebut mungkin tidak bisa diberikan kepada semua anak. Terbukti teori tersebut tidak bisa kami terapkan ke anak kami yang lain. Tapi aku hanya ingin mengubah pandangan orang tua yang sering pesimis dengan kemampuan anaknya . Karena sekarang, banyak yang bilang ke aku, <em>“Enak ya mbak anaknya pinter, jadi ndak repot kayak kita”</em>. Sebenarnya kalau mau dibilang, anakku juga bukan anak yang sangat jenius dengan IQ 150, bahkan mungkin anak yang lebih pandai dari anakku juga sangat banyak. Mungkin mereka hanya melihat anakku sudah seperti sekarang, bukan yang dulu. Dan mungkin dulupun aku juga pernah berpikir seperti mereka bila melihat anak orang lain bisa sukses. Tapi sebenarnya kalau kita mau sabar mengarahkan anak kita, dengan pendekatan yang disesuiakan dengan karakter masing-masing anak, <span> </span>Insya Allah tidak ada yang tidak bisa berubah. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"><span> </span>Aku juga selalu mencoba membangun semangat anakku untuk selalu berusaha melakukan yang terbaik. Mencoba menjadikan kekurangannya menjadi suatu kelebihan yang dia miliki. Misalnya anakku mempunyai sifat tidak mau kalah (kalau bermain dengan teman, dia akan marah kalau kalah dan selalu minta jadi yang nomer satu), bagaimana caranya sisi negative itu menjadi positif? bagaimana memberi pengertian kepadanya tentang bersaing yang sehat? bagaimana menumbuhkan jiwa sportifitasnya?. Misalnya dengan sering mengikutkannya ke berbagai kompetisi. Memang awalnya dia akan kecewa kalau kalah. Tapi lama-lama dia akan terbiasa menerima kekalahan dan kemenangan. Dia akan tahu bahwa dalam suatu kompetisi, <em>“Siapa yang lebih siap, akan menjadi yang terbaik”</em>.</span></p>
<p class="NoSpacing" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Georgia;">Alhamdulillah anakku saat ini sudah banyak mengalami perubahan, walaupun masih jauh dari <em>“sempurna”</em>. Tapi setidaknya banyak perubahan kearah yang lebih baik. Anakku masih perlu banyak belajar dan masih panjang perjalanannya. Dan biarlah proses itu dijalani secara bertahap dan aku hanya berdoa semoga<span> </span>berakhir dengan sempurna. Bak seekor ulat kecil yang nakal, yang harus mengalami <em>metamorfosa </em>menjadi kepompong dulu, supaya bisa menjadi seekor <span> </span>kupu-kupu yang <em>“Indah”</em>, yang dapat membuat senang dan kagum orang yang melihatnya, Amin.</span></p>
<p class="NoSpacing" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="NoSpacing" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Georgia;">*) Ibunda dari </span><!--[if gte mso 9]&gt;     &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false         &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--> <span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Georgia;">Alif Akbar PB-6B,<span> </span>Amira Aulia PB-2F, Bey Alhafizh- TK B2</span></p>
<p class="NoSpacing" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="NoSpacing" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-size:10pt;line-height:115%;font-family:Georgia;"><br />
</span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/keluargaalhikmah.wordpress.com/278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/keluargaalhikmah.wordpress.com/278/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/keluargaalhikmah.wordpress.com/278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/keluargaalhikmah.wordpress.com/278/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/keluargaalhikmah.wordpress.com/278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/keluargaalhikmah.wordpress.com/278/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/keluargaalhikmah.wordpress.com/278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/keluargaalhikmah.wordpress.com/278/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/keluargaalhikmah.wordpress.com/278/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/keluargaalhikmah.wordpress.com/278/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keluargaalhikmah.wordpress.com&blog=4319273&post=278&subd=keluargaalhikmah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keluargaalhikmah.wordpress.com/2009/03/18/matamorfosis-sang-juara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/127b37e61d3ff968b4e50dbbb94fb0ea?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">keluargaalhikmah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://keluargaalhikmah.files.wordpress.com/2009/03/n1570308770_70391_8947.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">n1570308770_70391_8947</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Suatu Pagi Di Pasar Kaget</title>
		<link>http://keluargaalhikmah.wordpress.com/2009/03/13/suatu-pagi-di-pasar-kaget/</link>
		<comments>http://keluargaalhikmah.wordpress.com/2009/03/13/suatu-pagi-di-pasar-kaget/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2009 09:11:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keluargaalhikmah</dc:creator>
				<category><![CDATA[sharing]]></category>
		<category><![CDATA[share]]></category>
		<category><![CDATA[walimurid]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keluargaalhikmah.wordpress.com/?p=270</guid>
		<description><![CDATA[(Inilah tulisan yang menjadi pemenang Juara 1 Lomba Menulis Kisah Inspiratif  Walimurid Al Hikmah)









































Suatu Pagi  di Pasar Kaget
Oleh : Evie S. Maulana *)
 
Anak-anak baru saja pulang dari menunaikan sholat subuh di masjid dekat rumah. Namun tidak seperti biasanya, mereka tidak pergi tidur. Ada kegiatan yang cukup mengambil perhatian mereka setelah subuh ini. Yakni [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keluargaalhikmah.wordpress.com&blog=4319273&post=270&subd=keluargaalhikmah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>(Inilah tulisan yang menjadi pemenang Juara 1 Lomba Menulis Kisah Inspiratif  Walimurid Al Hikmah)</p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-271" title="evie-maulana" src="http://keluargaalhikmah.files.wordpress.com/2009/03/evie-maulana.jpg?w=450&#038;h=228" alt="evie-maulana" width="450" height="228" /></p>
<p><!--[if !mso]&gt;--><br />
<!--[if gte mso 9]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><!--[if gte vml 1]&gt;                          &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><span style="position:relative;z-index:1;"><span style="position:absolute;left:575px;top:-49px;width:18px;height:35px;"><img src="/DOCUME~1/Spider/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif" alt="4" width="18" height="35" /></span></span><!--[endif]--><strong></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><!--[if !mso]&gt;--></p>
<p><!--[if gte mso 9]&gt;  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:left;"><!--[if gte vml 1]&gt;                          &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><span style="position:relative;z-index:1;"><span style="position:absolute;left:575px;top:-49px;width:18px;height:35px;"><img src="/DOCUME~1/Spider/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif" alt="4" width="18" height="35" /></span></span><!--[endif]--><strong></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:left;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:left;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:left;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:left;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:left;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:left;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:left;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:left;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;text-align:left;"><strong><span style="font-size:16pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Suatu Pagi <span> </span>di Pasar Kaget</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-family:Georgia;">Oleh : Evie S. Maulana *)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-family:Georgia;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Georgia;">Anak-anak baru saja pulang dari menunaikan sholat subuh di masjid dekat rumah. Namun tidak seperti biasanya, mereka tidak pergi tidur. Ada kegiatan yang cukup mengambil perhatian mereka setelah subuh ini. </span><span style="font-family:Georgia;" lang="SV">Yakni menyiapkan dagangannya untuk dipasarkan dipasar kaget setiap minggu pagi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Georgia;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Georgia;" lang="SV">Setiap minggu pagi setelah subuh mereka berkemas menata barang dagangannya ke dalam mobil. Kemudian kami antar mereka berdua ke pasar yang kami sebut pasar kaget. Mengapa disebut pasar kaget? Karena pasar ini adanya hanya hari minggu saja. Beroperasinya dari setelah subuh sampai kira-kira jam 10 pagi sudah bubar. Pasar ini sangat besar menurut ukuran kami, karena pasar ini tempatnya di dua jalur jalan sebuah perumahan di Sidoarjo. Panjang jalan yang ditempati untuk areal pasar ini kira-kira 2 km. masing-masing jalan ditempati para pedagang dua ruas kiri kanan. Total 4 ruas dari dua jalan ini yang dipakai pasar kaget ini sepanjang 2 km! luar biasa! Lalu apa yang diperdagangkan di sini. Kami menyebutnya pasar global, karena yang diperdagangkan disini sangat beraneka ragam. Dari bawang merah sampai almari dijual disini.<span> </span>Makanan?, tergantung selera kita. Dari mie kocok sampai sate klopo tersedia. Dari yang harganya seribu lima seperti kelereng, sampai 10 juta sebatang seperti gelombang cinta juga ada. Atau mau yang lebih keren diatas 10 juta seperti sepeda motor bermerekpun ada. Pokoknya komplit! Plit! Konon, para pedagangnyapun bukan dari pedagang local, namun berasal dari berbagai kota di Jawa Timur. Amboi!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Georgia;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Georgia;" lang="SV">Disitulah anak-anak saya berdagang. Ketika matarahari masih belum terbit itulah semangat mereka membara untuk berniaga. Ketika hawa subuh masih menyisakan dinginya, mereka menata dagangannya berbaur dengan para pedagang yang entah berasal dari mana. Berbekal tikar dan beberapa kursi kecil-kecil warna-warni yang kami sebut ‘dingklik’ mereka menyusun binatang-binang yang akan mereka jual. Yah! Mereka berjualan bermacam-macam binatang peliharaan yang lucu-lucu. Seperti hamster dari berbagai jenis, kelinci dan marmot dari berbagai jenis,<span> </span>kura-kura dan <span> </span>kelomang dari berbagai ukuran. Mereka juga melengkapi dagangannya dengan menjual makanan dari binatang-binatang yang mereka jual. Makanan ini sengaja mereka kemas kecil-kecil supaya mempunyai nilai jual yang mudah. Hal ini dilakukan untuk mempermudah para pelanggan mereka merawat binatang-binatangnya. Namun ada yang menarik untuk dicermati dua anak lelaki saya ini dalam berdagang. Mereka tak segan berbagi ilmu dan perekembangan teknologi <span> </span>dalam pemeliharaan binatang-binatang lucu ini. Selain itu tak ketinggalan pula mereka menyediakan pula kandang-kandang mungil untuk para hamster, kelinci, kura-kura itu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Georgia;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Georgia;" lang="SV">Dua anak lelaki kami yang sedang menginjak remaja itu memang sedang belajar berniaga. Usia mereka terpaut 3 tahun. Kakaknya, saat itu sudah duduk dikelas VII SMP Al Hikmah, sedang adiknya yang merupakan anak kedua kami sudah duduk di kelas V SD Al Hikmah. Banyak yang bertanya, mengapa kami ‘tega’ melakukan ini kepada mereka? </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Georgia;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Georgia;" lang="SV">Cerita ini bermula juga dari daratan Al Hikmah. Tepatnya di SMP Al Hikmah. Ketika itu kami di undang mengikuti ‘Parenting Class’ yang di adakan sekolah.. Salah satu bahasan dari pertemuan itu adalah bagaimana seorang remaja usia taklif (16<sup> </sup>th–18 th) seharusnya sudah mempunyai salah satu kecakapan yang sangat penting. Yaitu kemampuan mentasaharufkan harta, yakni kemampuan untuk membelanjakan hartanya dengan baik. Lalu bapak Fauzil Adhim yang berbicara pada saat itu menyebutkan dan mencotohkan bahwa Rasulullah saw dan beberapa para sahabat sudah sangat mandiri pada usia tersebut. Lalu beliau menceritakan dirinya sendiri bahwa ketika beliau memasuki usia SMU, orang tua beliau sudah membelajari dengan sesuatu yang luar biasa. “Zi, kamu sekarang sudah dewasa. Bapak sudah tidak mempunyai tanggung jawa apa-apa padamu. Urusan bapak sekarang hanyanya menasehatimu dan mendoakan saja. Kalau sampai sekarang bapak masih mengirimi mu uang, nilainya tidak lebih dari uang yang ada di kotak masjid….” Amboi!!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Georgia;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Georgia;" lang="SV">Lalu saya berpikir, bisakah saya mengatakan hal itu ketika anak saya sudah memasuki usia taklif? Namun jujur saya katakan, bahwa saya belum membekali apa-apa.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Georgia;" lang="SV">Kami belum memberikan pembelajaran apapun selain memfasilitasi mereka dengan banyak hal yang menurut kami hal itu adalah kewajiban kami dan hak mereka. Sepertinya kami sudah memberikan banyak hal untuk memulian mereka. Yang ternyata ada satu hal penting yang kami abaikan. Yakni membekali mereka kecakapan mengelola diri pada usia taklif.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Georgia;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Georgia;" lang="SV">Lalau saya mengembara jauh kebelakang dengan pikiran saya….. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Georgia;" lang="SV">Apa yang sudah saya lakukan dengan ke tiga anak lelaki saya. Tidak mungkin rasanya saya bisa mengatakan seperti yang dikatakan bapaknya Fauzil Adhim ketika usia anak saya menginjak usia 16 th-18 th. Tidak mungkin saya katakan demikian dengan tiba-tiba.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Georgia;" lang="SV">Ada sesuatu yang harus kami lakukan sebelum usia itu tiba. Namun sulit rasanya menemukan cara yang membuat mereka berproses dalam urusan yang mendewasakan.<span> </span>Karena kami adalah orang kebanyakan. Suami saya adalah seorang pegawai, yang mendapatkan penghasilannya dengan bekerja diperusahaan orang lain. Pastinya anak-anak tidak bisa terlibat dengan pekerjaan seperti ini. Sedangkan saya adalah seorang wirausaha yang bergerak dibidang jasa dan perdagangan. Dan ini pun tidak bisa melibatkan mereka secara langsung karena saya hanya memantau proses usaha ini berlangsung. Kalaupun bisa, biasanya waktunya adalah pagi sampai sore hari pada saat mereka sekolah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Georgia;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Georgia;" lang="SV">Alhamdulillah Allah melapangkan kami dalam hal ini. Kami diberi kesempatan untuk berdiskusi dengan anak-anak untuk terhadap apa yang mereka ingin lakukan. Karena anak-anak sangat menyukai binatang peliharaan, maka keluarlah ide untuk berdagang binatang peliharaan ini. Tidak tanggung-tanggung, ketika keputusan untuk berdagang sudah bulat, mereka rela untuk mengambil sebagaian besar tabungannya untuk berbagi modal. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Georgia;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Georgia;" lang="SV">Awalnya, tidak mudah untuk melakukan sesuatu yang belum pernah kami lakukan ini. Tidak mudah<span> </span>‘mengantongi ego’ itu ketika pertama kali kami harus turun kepasar bebas ini. Lebih mudah menata barang dagangan di dingklik-dingklik kecil itu dari pada menata hati kami. Sangat berantakan. Tapi hal baik ini harus dimulai…..</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Georgia;" lang="SV">Kami mulai dengan mengantar mereka ‘kulakan’, belanja binatang-binatang imut ini di pusat perdaganan binatang hias, yakni di Jalan Irian Barat Surabaya. Belanja keperluan-keperluan dagangan yang lain seperti, kandang, makanan, serabut kayu, plastik kemasan dan lain-lain. Kami mulai dengan menginvestasikan waktu dan tenaga kami untuk mensuport mereka. Karena tanpa investasi hal ini sangatlah tidak mungkin terjadi. Kami juga harus menginvestasikan sabarnya. Karena kami tahu upaya ini perlu kesabaran yang panjang dan istiqomah di dalamnya. Dan akhirnya, bismilahi tawakaltu……..</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Georgia;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Georgia;" lang="SV">Kata orang bijak, waktu tanam tidak bersamaan dengan waktu panen. Demikian pula kami. Proses yang mereka lalui tidaklah mudah. Ketika matahari sudah mulai tinggi, mereka harus bertahan dari rasa haus dan lapar karena mereka berangkat memang belum waktu sarapan. Emosi mereka tanpa sengaja diaduk-aduk oleh pembeli yang sepertinya mau membeli dagangannya. Mereka harus melayani begitu banyak karakter calon<span> </span>pembeli. Yang judes, yang baik, yang rewel, yang super pelit, atau kadang mereka harus menghadapi kompetitor sesama pedagang yang merasa tersaingi. Lengkap! Namun mereka berdagang dari minggu ke minggu……</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Georgia;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Georgia;" lang="SV">Satu dua tiga kali kami dampingi mereka, kali ke empat, mereka sudah sangat menikmati pekerjaannya. Omset yang mereka dapatkan cukup lumayan besar untuk ukuran anak-anak yakni kisaran Rp. 400.00 – Rp. 500.000 setiap kali berdagang. Hasil yang <span> </span>didapatkan sangatlah luar biasa. Bukan hanya dari segi nominalnya. Namun lebih kepada proses yang dilalui anak-anak remaja ini. Banyak hal yang mereka dapatkan selama dilapangan, yang menjadikan mereka memiliki kecakapan dalam mengelola diri. Bukan hanya mengelola keungannya, namun mereka mempunyai kesempatan pula untuk mengasah kecerdasan intelektualnya, kecerdasan emosialnya serta kecerdasan spiritualnya. Dan sungguh, kami sanggat bersyukur anak-anak lelaki kami ini diberi kesempatan untuk mengalami hal yang sangat mahal ini. Tujuan kami untuk mengajarkan mereka bagaimana mereka bisa membelanjakan hartanya, InsyaAllah tertunaikan. Cukup mengharukan bagi kami kalau mereka sudah mampu memetakan keuangan sendiri. Dengan diam-diam dari hasil mereka berjualan, mereka membeli peralatan sekolah, seragam tim basket, hobby juga sodaqoh…. Subhanallah!</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Georgia;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Georgia;" lang="SV">Minggupun berganti bulan, <span> </span>pasar kaget telah memberi pembelajara yang luar biasa. Sekarang mereka telah bisa mengembangkan usahanya dengan beternak hamster. Mereka tidak lagi menjual eceran dipasar, tapi kini mereka<span> </span>bisa menawarkan penjualan partai. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Georgia;" lang="SV">Ada pet shop besar sebagai pelanggan tetap mereka yang secara berkala mengambil hamster imut itu untuk dijual di pet shop tersebut. Disamping mereka juga melayani penjualan eceran untuk kalangan pecinta binatang lucu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Georgia;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Georgia;" lang="SV">Minggu pagi di pasar kaget itu, anak-anak kami pernah menganyam pendidikan yang tidak mereka dapatkan dirumah maupuan disekolah. Kami berharap sesuatu yang kecil yang telah mereka lakukan itu, kelak menjadi sesuatu yang berguna ketika mereka menapaki kehidupan ketika kami telah tiada. Sejenak kami teringat nasihat Ali Bin Abi Thalib ra. Bahwa kita mendidik anak bukan untuk masa kita ada, namun untuk masa kita tiada…..Wallahu’alam bishowab.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Georgia;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Georgia;"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Georgia;"> *) Ibunda dari Maudy Rizky Maghfirlana (VIII B) dan Mauza Khalif Farabi (VI A)<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Alex-Antiqua-Book;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Alex-Antiqua-Book;"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Alex-Antiqua-Book;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:Alex-Antiqua-Book;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"><span style="font-family:Alex-Antiqua-Book;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:14pt;font-family:Alex-Antiqua-Book;"> </span></strong></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/keluargaalhikmah.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/keluargaalhikmah.wordpress.com/270/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/keluargaalhikmah.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/keluargaalhikmah.wordpress.com/270/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/keluargaalhikmah.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/keluargaalhikmah.wordpress.com/270/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/keluargaalhikmah.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/keluargaalhikmah.wordpress.com/270/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/keluargaalhikmah.wordpress.com/270/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/keluargaalhikmah.wordpress.com/270/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keluargaalhikmah.wordpress.com&blog=4319273&post=270&subd=keluargaalhikmah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keluargaalhikmah.wordpress.com/2009/03/13/suatu-pagi-di-pasar-kaget/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/127b37e61d3ff968b4e50dbbb94fb0ea?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">keluargaalhikmah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://keluargaalhikmah.files.wordpress.com/2009/03/evie-maulana.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">evie-maulana</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="/DOCUME~1/Spider/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif" medium="image">
			<media:title type="html">4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="/DOCUME~1/Spider/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif" medium="image">
			<media:title type="html">4</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pengumuman Lomba Menulis Inspiratif Walimurid Al Hikmah</title>
		<link>http://keluargaalhikmah.wordpress.com/2009/03/11/pengumuman-lomba-menulis-inspiratif-walimurid-al-hikmah/</link>
		<comments>http://keluargaalhikmah.wordpress.com/2009/03/11/pengumuman-lomba-menulis-inspiratif-walimurid-al-hikmah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2009 02:58:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keluargaalhikmah</dc:creator>
				<category><![CDATA[feature]]></category>
		<category><![CDATA[pengumuman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keluargaalhikmah.wordpress.com/2009/03/11/pengumuman-lomba-menulis-inspiratif-walimurid-al-hikmah/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Wahida Ariffianti *)
Assalamualaikum Wr. Wb.
Segala puji bagi Allah SWT dan segenap sholawat dan salam kepada Rasulullah SAW.
Alhamdulillah, pada hari Sabtu 7 Maret 2009 kemarin, akhirnya diumumkanlah para pemenang Lomba Menulis Walimurid Sekolah Al Hikmah dengan tema “Pengalaman Unik dan Inspiratif dalam Mendidik Anak”.
Selama dua bulan lebih sejak lomba diumumkan, jumlah naskah yang masuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keluargaalhikmah.wordpress.com&blog=4319273&post=264&subd=keluargaalhikmah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><img class="size-thumbnail wp-image-265 alignright" title="wahida1" src="http://keluargaalhikmah.files.wordpress.com/2009/03/wahida1.jpg?w=96&#038;h=96" alt="wahida1" width="96" height="96" />Oleh : Wahida Ariffianti *)</p>
<p>Assalamualaikum Wr. Wb.</p>
<p>Segala puji bagi Allah SWT dan segenap sholawat dan salam kepada Rasulullah SAW.</p>
<p>Alhamdulillah, pada hari Sabtu 7 Maret 2009 kemarin, akhirnya diumumkanlah para pemenang Lomba Menulis Walimurid Sekolah Al Hikmah dengan tema “Pengalaman Unik dan Inspiratif dalam Mendidik Anak”.</p>
<p>Selama dua bulan lebih sejak lomba diumumkan, jumlah naskah yang masuk menjadi peserta lomba adalah 70 buah. Jumlah peserta adalah 45 orang (terdiri dari 3 orang walimurid TK, 36 orang walimurid SD, 3 orang walimurid SMP dan 1 orang walimurid SMA).</p>
<p>Terimakasih kepada banyak pihak yang telah mendukung kami dalam mengadakan Lomba Menulis Walimurid ini, a.l:<br />
1.	Yayasan Lembaga Pendidikan Islam Al Hikmah<br />
2.	Komite Sekolah Al Hikmah dan Klub Keluarga Al Hikmah<br />
3.	Seluruh Tim Humas YLPI Al Hikmah<br />
4.	Segenap walimurid Sekolah Al Hikmah</p>
<p>Rasa bangga dan penghargaan yang setinggi-tingginya harus saya ucapkan kepada semua walimurid yang telah mengirimkan naskah untuk disertakan dalam lomba. Walaupun selama ini banyak komentar “Saya tidak bisa menulis” ataupun “Saya punya banyak cerita tetapi tidak biasa saya tulis” yang saya dengar dari  teman-teman walimurid, tetapi begitu naskah satu per satu masuk kepada kami, itu adalah cerita yang lain. Subhanallah, ternyata tulisan Bapak/Ibu sungguh luar biasa. Banyak diantaranya yang kemudian membuat kami sangat terinspirasi, terharu bahkan menitikkan air mata. Beberapa juga membuktikan, sesederhana dan sekecil apapun suatu peristiwa dalam mendidik anak, jika diresapi dan dimaknai dengan hati yang penuh tulus, ternyata bisa menjelma menjadi suatu tulisan yang (sekali lagi) luar biasa.</p>
<p>Terimakasih juga kepada dewan juri yang telah menilai hasil karya tulisan walimurid yaitu :<br />
1.	Bpk. Faudzil Adhim (konselor parenting Sekolah Al Hikmah)<br />
2.	Bpk. Kurniawan Muhammad (walimurid Al Hikmah yang juga wartawan senior Jawa Pos)<br />
3.	Bpk. M. Zahri (YLPI Al Hikmah)</p>
<p>Dan berikut ini daftar para pemenang lomba :</p>
<p>JUARA I :<br />
Judul Tulisan “Suatu Pagi Di Pasar Kaget” oleh Ibu Evie S. Maulana, Ibunda dari Maudy Rizqi Maghfirlana (VIIIB) dan Mauza Khalif Farabi (6A).</p>
<p>JUARA II :<br />
Judul Tulisan “Metamorfosis Sang Juara” oleh Ibu Itho Barata, Ibunda dari Alif Akbar Putra Barata (6B), Amira Aulia PB (2F) dan Bey Alhafizh PB (TK B2)</p>
<p>JUARA III :<br />
Judul Tulisan “Peran Seorang Ibu” oleh Ibu Tutik Umiati, Ibunda dari Khairiyah Nur Aisyah (VIII D)</p>
<p>JUARA HARAPAN I :<br />
Judul Tulisan “Hak dan Kewajiban Mendidik Anak” oleh Bpk. Edi Kuswantoro, Ayahanda dari Nihdati Imamah Billah (5E)</p>
<p>JUARA HARAPAN II :<br />
Judul Tulisan “Dibalik Kesimpulan Si Kecil” oleh Ibu Barid Anna Sophia, Ibunda dari Denaya Zahira (TK A2)</p>
<p>PESERTA DENGAN TULISAN TERBANYAK (5 tulisan) : Bpk. Jussaq Noor Hamdhani, SH, Ayahanda dari Zakia Alya Noor Azizah (6E)</p>
<p>Tulisan para pemenang dan peserta lainnya, secara bertahap insyaAllah bisa dibaca di blog ini, dan selanjutnya, beserta tulisan-tulisan yang selama ini dimuat di blog walimurid kita, akan kami ikutkan dalam naskah yang nanti akan kami ajukan kepada pihak penerbit untuk dikompile dan diterbitkan dalam sebuah buku. InsyaAllah, bila berjalan lancar ini akan menjadi buku pertama di Indonesia yang berisi kumpulan cerita walimurid dari suatu sekolah. Untuk itu kami mohon doa restu dan dukungannya semoga proyek ini dimudahkan, bermanfaat dan diridloi oleh Allah SWT, amin yaa robbal alamiin.</p>
<p>Sementara itu, marilah terus menulis. Terus kirimkan karya Bapak/Ibu walimurid ke blog kita ini. Dengan menulis kita belajar, dengan menulis kita berekspresi, dengan menulis kita saling berbagi, dan dengan menulis kita saling menginspirasi. Wabillahi taufik wal hidayah.</p>
<p>Wassalamualaikum Wr. Wb.</p>
<p>*) Ketua Panitia Lomba dan admin blog walimurid, Ibunda dari Omar Charis Atthabrizi (2D) dan Namira Bai&#8217;atifa Azzahra (TK A1)</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/keluargaalhikmah.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/keluargaalhikmah.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/keluargaalhikmah.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/keluargaalhikmah.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/keluargaalhikmah.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/keluargaalhikmah.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/keluargaalhikmah.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/keluargaalhikmah.wordpress.com/264/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/keluargaalhikmah.wordpress.com/264/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/keluargaalhikmah.wordpress.com/264/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keluargaalhikmah.wordpress.com&blog=4319273&post=264&subd=keluargaalhikmah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keluargaalhikmah.wordpress.com/2009/03/11/pengumuman-lomba-menulis-inspiratif-walimurid-al-hikmah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/127b37e61d3ff968b4e50dbbb94fb0ea?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">keluargaalhikmah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://keluargaalhikmah.files.wordpress.com/2009/03/wahida1.jpg?w=96" medium="image">
			<media:title type="html">wahida1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Talkshow &#8220;Seni Memotivasi Anak&#8221; dan Pengumuman Pemenang Lomba Menulis Walimurid</title>
		<link>http://keluargaalhikmah.wordpress.com/2009/03/11/talkshow-seni-memotivasi-anak-dan-pengumuman-pemenang-lomba-menulis-walimurid/</link>
		<comments>http://keluargaalhikmah.wordpress.com/2009/03/11/talkshow-seni-memotivasi-anak-dan-pengumuman-pemenang-lomba-menulis-walimurid/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2009 01:41:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keluargaalhikmah</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[komite sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[klub keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[talkshow]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keluargaalhikmah.wordpress.com/?p=249</guid>
		<description><![CDATA[Sabtu, 7 Maret 2009 kembali Komite Sekolah Al Hikmah mengadakan Talkshow untuk walimurid. Kali ini bekerjasama dengan Pocari Sweat, talkshow bertemakan &#8220;Seni Memotivasi Anak&#8221;. Narasumber yang diundang adalah Ibu Dra. Dewi Retno Suminar, M.Si (dosen Psikologi Perkembangan Universitas Airlangga) dan M. Nafik (pengajar dan trainer di The Naff).
Talkshow berlangsung sangat atraktif dan seru karena disajikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keluargaalhikmah.wordpress.com&blog=4319273&post=249&subd=keluargaalhikmah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Sabtu, 7 Maret 2009 kembali Komite Sekolah Al Hikmah mengadakan Talkshow untuk walimurid. Kali ini bekerjasama dengan Pocari Sweat, talkshow bertemakan &#8220;Seni Memotivasi Anak&#8221;. Narasumber yang diundang adalah Ibu Dra. Dewi Retno Suminar, M.Si (dosen Psikologi Perkembangan Universitas Airlangga) dan M. Nafik (pengajar dan trainer di The Naff).</p>
<p>Talkshow berlangsung sangat atraktif dan seru karena disajikan melalui berbagai media pembelajaran. Peserta pun secara gratis bisa mendapatkan banyak trik dan tips bagaimana menjadi orangtua yang juga motivator bagi keluarga.</p>
<p>Selain talkshow, acara yang juga ditunggu-tunggu hari itu adalah pengumuman pemenang Lomba Menulis Inspiratif Walimurid Sekolah Al Hikmah. Selamat kepada para pemenang.</p>
<p>Keterangan Foto (foto by Ust. Muhtar) :</p>
<p>1. Bpk. Zainul dari Komite Sekolah memberikan kata sambutan</p>
<p>2. Ust. Shiddiq Baihaqi yang menggawangi acara talkshow</p>
<p>3. Ibu Dewi Suminar yang berhasil membawakan materinya dengan sangat atraktif</p>
<p>4. Dari Pocari Sweat</p>
<p>5. Bpk. Zainul menerima bingkisan dari Pocari</p>
<p>6. Ibu Wahida Ariffianti, Ketua Panitia Lomba Menulis mengumumkan pemenang lomba</p>
<p>7. Bpk. Nur Hidayat dari Pengurus YLPI Al Hikmah, menyerahkan hadiah dan piagam kepada para pemenang</p>
<p>8. Bpk. Nur Hidayat berfoto dengan ke-6 pemenang Lomba Menulis</p>
<p>9. &#8220;Mama menang!! Bangganya aku!!!&#8221;</p>
<p><img class="size-full wp-image-250 alignleft" title="1" src="http://keluargaalhikmah.files.wordpress.com/2009/03/1.jpg?w=300&#038;h=200" alt="1" width="300" height="200" /> <img class="alignleft size-full wp-image-252" title="21" src="http://keluargaalhikmah.files.wordpress.com/2009/03/21.jpg?w=300&#038;h=200" alt="21" width="300" height="200" /> <img class="alignleft size-full wp-image-253" title="3" src="http://keluargaalhikmah.files.wordpress.com/2009/03/3.jpg?w=300&#038;h=200" alt="3" width="300" height="200" /></p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-254" title="4" src="http://keluargaalhikmah.files.wordpress.com/2009/03/4.jpg?w=300&#038;h=200" alt="4" width="300" height="200" /><img class="alignleft size-full wp-image-255" title="5" src="http://keluargaalhikmah.files.wordpress.com/2009/03/5.jpg?w=300&#038;h=200" alt="5" width="300" height="200" /><img class="alignleft size-full wp-image-256" title="6" src="http://keluargaalhikmah.files.wordpress.com/2009/03/6.jpg?w=300&#038;h=200" alt="6" width="300" height="200" /><img class="alignleft size-full wp-image-257" title="7" src="http://keluargaalhikmah.files.wordpress.com/2009/03/7.jpg?w=300&#038;h=200" alt="7" width="300" height="200" /><img class="alignleft size-full wp-image-258" title="8" src="http://keluargaalhikmah.files.wordpress.com/2009/03/8.jpg?w=300&#038;h=200" alt="8" width="300" height="200" /><img class="alignleft size-full wp-image-260" title="91" src="http://keluargaalhikmah.files.wordpress.com/2009/03/91.jpg?w=200&#038;h=300" alt="91" width="200" height="300" /></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/keluargaalhikmah.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/keluargaalhikmah.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/keluargaalhikmah.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/keluargaalhikmah.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/keluargaalhikmah.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/keluargaalhikmah.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/keluargaalhikmah.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/keluargaalhikmah.wordpress.com/249/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/keluargaalhikmah.wordpress.com/249/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/keluargaalhikmah.wordpress.com/249/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keluargaalhikmah.wordpress.com&blog=4319273&post=249&subd=keluargaalhikmah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keluargaalhikmah.wordpress.com/2009/03/11/talkshow-seni-memotivasi-anak-dan-pengumuman-pemenang-lomba-menulis-walimurid/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/127b37e61d3ff968b4e50dbbb94fb0ea?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">keluargaalhikmah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://keluargaalhikmah.files.wordpress.com/2009/03/1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://keluargaalhikmah.files.wordpress.com/2009/03/21.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">21</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://keluargaalhikmah.files.wordpress.com/2009/03/3.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://keluargaalhikmah.files.wordpress.com/2009/03/4.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://keluargaalhikmah.files.wordpress.com/2009/03/5.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">5</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://keluargaalhikmah.files.wordpress.com/2009/03/6.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">6</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://keluargaalhikmah.files.wordpress.com/2009/03/7.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">7</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://keluargaalhikmah.files.wordpress.com/2009/03/8.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">8</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://keluargaalhikmah.files.wordpress.com/2009/03/91.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">91</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Harap Tenang, Ada Ujian</title>
		<link>http://keluargaalhikmah.wordpress.com/2009/01/06/241/</link>
		<comments>http://keluargaalhikmah.wordpress.com/2009/01/06/241/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Jan 2009 02:49:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keluargaalhikmah</dc:creator>
				<category><![CDATA[sharing]]></category>
		<category><![CDATA[walimurid]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keluargaalhikmah.wordpress.com/?p=241</guid>
		<description><![CDATA[Musim ujian telah tiba. Tulisan ini reposting (sebagian) dari salah satu blog walimurid. Postingan selengkapnya, silakan baca disini.

HARAP TENANG, ADA UJIAN
Oleh : Wahida Ariffianti *)

“Harap Tenang, Ada Ujian”. Ini bunyi poster yang seminggu kemarin dipampang di tembok-tembok depan kelas di SD Al Hikmah. Dengan kelegaan yang diam-diam, aku pun mengucap syukur karena ternyata Ujian Kenaikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keluargaalhikmah.wordpress.com&blog=4319273&post=241&subd=keluargaalhikmah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Musim ujian telah tiba. Tulisan ini reposting (sebagian) dari salah satu blog walimurid. Postingan selengkapnya, silakan baca <a href="http://cikicikicik.multiply.com/journal/item/128">disini</a>.</p>
<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--[if !mso]&gt;--></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:14pt;line-height:150%;">HARAP TENANG, ADA UJIAN</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Oleh : Wahida Ariffianti *)</p>
<p><img class="alignright size-full wp-image-243" title="harap-tenang1" src="http://keluargaalhikmah.files.wordpress.com/2009/01/harap-tenang1.jpg?w=300&#038;h=210" alt="harap-tenang1" width="300" height="210" /></p>
<p>“Harap Tenang, Ada Ujian”. Ini bunyi poster yang seminggu kemarin dipampang di tembok-tembok depan kelas di SD Al Hikmah. Dengan kelegaan yang diam-diam, aku pun mengucap syukur karena ternyata Ujian Kenaikan Kelas (UKK) yang pertama buat Abe, anak saya yang waktu itu duduk di kelas 1, sudah selesai hari Kamis (19/06/08 ) kemarin.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Kenapa saya menyebut “kelegaan yang diam-diam??” Karena ketegangan “yang sebenarnya” sudah setengah mati saya bungkus dan samarkan menjadi ketegangan yang “diam-diam” saja. Bukan rahasia lagi kalau musim ujian anak-anak menjadi saat yang sangat menegangkan bagi semua Ibu-Ibu (dan sebagian Bapak-Bapak, mungkin? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> ). Begitu menegangkannya, sampai mengakibatkan segala macam ganggaun kesehatan, dari jerawat (nggak tahu deh, ada yang sampe bisulan juga nggak ya?) sampe segala macam gangguan pencernaan tujuh rupa (susah BAB, sama sekali nggak bisa BAB, terlalu lancar BAB, warna BAB berubah dari biasanya, tekstur BAB berbeda dari biasanya..aduh banyaknya hehe).</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Sedangkan anak-anak yang menjadi pelaku utama di ujian, seringkali malah bertindak sangat ironis. Mereka..cuek&#8230;santai&#8230;cool&#8230;seepp&#8230;dunia berputar dengan tenang&#8230; Atau lebih parah lagi, mereka menunjukkan sikap malas-malasan, dan cenderung susah nurut pada perintah. Dan mudah ditebak akibatnya, akhirnya kelakuan anak-anak ini dijamin bakalan bikin ketegangan di pihak Ibu2 tambah terasa nyeng-nyeng lagi&#8230;</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Ada seorang teman (sesama walimurid) yang ternyata bukan hanya gemas pada anaknya, tapi juga gemas gara-gara melihat saya yang tampak santai-santai saja padahal anak-anak sedang UKK. “Kok iso tho? Anake ujian tapi sik santai-santai wae??”</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Hmm&#8230;yang terjadi dirumah saya kebetulan memang agak beda dengan deskripsi di awal tulisan tadi. Mungkin karena selama ini, alhamdulillah, urusan pelajaran Abe tidak pernah terlalu merepotkan. Dalam arti, nilai-nilainya selalu memuaskan kami (atau mungkin karena saya dan suami sendiri memang berkomitmen tidak mematok standar terlalu tinggi untuk urusan nilai pelajaran kepada Abe -misalnya harus sempurna 10 atau 90- yah hanya untuk menghindari tekanan berlebihan atas dia saja, bagi kami dia bisa bersekolah dengan gembira dan menjadi anak berbudi, itu yang lebih penting).</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Dalam banyak hal, Abe sangat mengingatkan pada masa kecil saya sendiri, termasuk urusan belajar. Dulu saya pun juga tidak pernah punya waktu khusus belajar (maksudnya belajar dengan cara berkutat dengan buku paket) ketika dirumah. Kecuali seputar mengerjakan tugas dan PR (yang justru tidak banyak dialami Abe karena sekolahnya memang tidak memberikan PR buat siswanya kecuali tugas akhir pekan).</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Rasanya istilah buku paket memang tidak boleh selalu disamakan dengan belajar ya. Saya dan suami percaya bahwa selama kami bisa memberikan kegiatan yang baik dan berguna ketika Abe dirumah, maka intinya ketika itulah dia akan belajar. Mempelajari benda langit, tak harus dari buku paket IPA, tapi bisa dengan duduk-duduk bersama di teras samping sambil menikmati bintang dan main kartu kwartet bersama-sama. Atau browsing ke website-website yang keren dan informatif.<span> </span>Belajar tentang matematika tak harus dari buku paket matematika, tetapi bisa dari bermain pasar-pasaran (jual beli) atau langsung membeli snack dan susu kotak di minimarket dekat rumah. Tema pembelajarannya toh bisa disesuaikan dan disinkronisasikan dengan tema yang sedang dipelajari di sekolah.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Intinya, belajar tentang apapun dirumah (atau diluar sekolah), syaratnya satu : tidak dari buku</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">paket! Kenapa? Karena toh Abe sudah seharian penuh berkutat dengan buku-buku paket ketika di sekolah. Rasanya kok dia sudah tidak membutuhkannya lagi dirumah ya. Selain itu, saya nggak mau waktu berkumpul kami dirumah yang sangat berharga itu habis justru untuk urusan buku paket. (Sekali lagi ini yang terjadi dirumah kami lho, saya percaya bahwa setiap rumah mempunyai cara sendiri-sendiri yang dirasa terbaik sesuai dengan karakter keluarga dan anak-anaknya).</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Jujur, yang saya takutkan adalah, bahwa ketika orangtua (terutama Ibu) mengalami ketegangan berlebihan menjelang anaknya ujian, itu akan berdampak sangat luas. Suasana rumah akan berubah (jadi lebih tegang tentunya), dan perubahan ini akan mempengaruhi cara semua orang bersikap. Si Ibu mungkin menjadi lebih sensitif, agak lebih mudah ngomel, dll. Si bapak mungkin ikutan tegang (karena liat si Ibu sensitip, hihi), apalagi si anak. Radar anak-anak akan langsung menangkap perubahan suasana ini, dan akhirnya menjadi beban tersendiri buat dia. Saya khawatir bahwa beban yang dirasakan anak-anak bisa jauh lebih besar dari yang kita semua kira. Dan beban berat ini bisa-bisa akan menjadi efek yang unproductive bagi kinerja otak, misalnya kemampuan recall memorinya ketika hari-H ujian.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:25.95pt;line-height:150%;">Yang paling saya takutkan lagi, saya percaya bahwa kata-kata adalah doa, dan doa yang paling dahsyat adalah doa seorang ibu untuk anak-anaknya. Jangankan kata-kata yang keluar dari mulut, yang masih ada di dalam hati pun, bisa menggoyang ‘Arsy Allah untuk segera terkabulkan. Percaya atau tidak, ketika hati si ibu penuh dengan kata “jangan-jangan” (jangan2 si Eneng nggak akan bisa jawab, jangan2 si Otong dapet angka merah, jangan2 si Genduk nanti nggak naik kelas, dll dll), maka itu akan menjadi energi yang terkumpul dan tanpa sadar melayang keatas ‘Arsy Allah menjadi sebuah doa&#8230;. Nah loh!!</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:25.95pt;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-right:25.95pt;line-height:150%;">Oya, balik lagi sama poster diatas&#8230;</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-right:25.95pt;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">“Harap Tenang, Ada Ujian”.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Saya jadi mikir. Sebenarnya sekolah pasang poster ini kira-kira untuk siapa ya?</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">Anak-anak (biar nggak rame dikelas)??&#8230;.ataukah&#8230;kita Ibu2nya&#8230;? <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">:::::&#8230;..</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">*) Penulis adalah ibu dari Omar Charis Atthabrizi (Abe) kelas 2D dan Namira Bai&#8217;atifa Azzahra (Bea) kelas TK A1.</p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/keluargaalhikmah.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/keluargaalhikmah.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/keluargaalhikmah.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/keluargaalhikmah.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/keluargaalhikmah.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/keluargaalhikmah.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/keluargaalhikmah.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/keluargaalhikmah.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/keluargaalhikmah.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/keluargaalhikmah.wordpress.com/241/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keluargaalhikmah.wordpress.com&blog=4319273&post=241&subd=keluargaalhikmah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keluargaalhikmah.wordpress.com/2009/01/06/241/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/127b37e61d3ff968b4e50dbbb94fb0ea?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">keluargaalhikmah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://keluargaalhikmah.files.wordpress.com/2009/01/harap-tenang1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">harap-tenang1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Deadline Lomba Menulis Diperpanjang</title>
		<link>http://keluargaalhikmah.wordpress.com/2009/01/06/deadline-lomba-menulis-diundur/</link>
		<comments>http://keluargaalhikmah.wordpress.com/2009/01/06/deadline-lomba-menulis-diundur/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jan 2009 23:43:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keluargaalhikmah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keluargaalhikmah.wordpress.com/?p=238</guid>
		<description><![CDATA[Pengumuman :
Assalamualaikum wr. wb.
Dengan ini kami umumkan bahwa batas akhir pengumpulan naskah Lomba Menulis Inspiratif  &#8220;Pengalaman Unik Mendidik Anak&#8221; DIPERPANJANG sampai dengan Hari Sabtu, Tanggal 24 Januari 2009. Untuk ketentuan lainnya, tidak ada perubahan.
Silakan terus kirimkan tulisan sebanyak-banyaknya, dan manfaatkan kesempatan untuk berpartisipasi dalam proyek penerbitan buku kumpulan cerita walimurid. InsyaAllah yang pertama di Indonesia.
Wassalamualaikum [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keluargaalhikmah.wordpress.com&blog=4319273&post=238&subd=keluargaalhikmah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Pengumuman :</p>
<p>Assalamualaikum wr. wb.</p>
<p>Dengan ini kami umumkan bahwa batas akhir pengumpulan naskah Lomba Menulis Inspiratif  &#8220;Pengalaman Unik Mendidik Anak&#8221; DIPERPANJANG sampai dengan Hari Sabtu, Tanggal 24 Januari 2009. Untuk ketentuan lainnya, tidak ada perubahan.</p>
<p>Silakan terus kirimkan tulisan sebanyak-banyaknya, dan manfaatkan kesempatan untuk berpartisipasi dalam proyek penerbitan buku kumpulan cerita walimurid. InsyaAllah yang pertama di Indonesia.</p>
<p>Wassalamualaikum wr. wb.</p>
<p>Panitia</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/keluargaalhikmah.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/keluargaalhikmah.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/keluargaalhikmah.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/keluargaalhikmah.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/keluargaalhikmah.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/keluargaalhikmah.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/keluargaalhikmah.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/keluargaalhikmah.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/keluargaalhikmah.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/keluargaalhikmah.wordpress.com/238/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keluargaalhikmah.wordpress.com&blog=4319273&post=238&subd=keluargaalhikmah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keluargaalhikmah.wordpress.com/2009/01/06/deadline-lomba-menulis-diundur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/127b37e61d3ff968b4e50dbbb94fb0ea?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">keluargaalhikmah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Memaknai Idul Qurban</title>
		<link>http://keluargaalhikmah.wordpress.com/2008/12/09/memaknai-idul-qurban/</link>
		<comments>http://keluargaalhikmah.wordpress.com/2008/12/09/memaknai-idul-qurban/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2008 01:50:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keluargaalhikmah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[sharing]]></category>
		<category><![CDATA[walimurid]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keluargaalhikmah.wordpress.com/2008/12/09/memaknai-idul-qurban/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Imam Utomo *)
Setiap tahun kita umat Islam di seluruh dunia memiliki ritual atau hari besar memperingati Idul Qurban atau Idul Adha atau hari raya haji karena waktunya bertepatan dengan pelaksanaan puncak ibadah haji yang dilakukan umat Islam di tanah suci. Tetapi ibadah Qurban tersebut hanyalah menjadi sebuah ritual tahunan bagi sebagian besar dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keluargaalhikmah.wordpress.com&blog=4319273&post=237&subd=keluargaalhikmah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Oleh : Imam Utomo *)</p>
<p>Setiap tahun kita umat Islam di seluruh dunia memiliki ritual atau hari besar memperingati Idul Qurban atau Idul Adha atau hari raya haji karena waktunya bertepatan dengan pelaksanaan puncak ibadah haji yang dilakukan umat Islam di tanah suci. Tetapi ibadah Qurban tersebut hanyalah menjadi sebuah ritual tahunan bagi sebagian besar dari saudara-saudara kita umat Islam, kita belum memaknai maksud yang sesungguhnya yang diajarkan oleh Allah swt melalui nabi Ibrahim as yang mengurbankan anaknya ( Ismail as ) sebagai bentuk pengabdian yang hakiki kepada Sang Pemberi Hidup.</p>
<p>“ Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berqurbanlah “ ( Al Kautsar : 2 ).</p>
<p>“ Barangsiapa yang memiliki kelapangan ( harta )dan ia tidak berqurban maka janganlah sekali-kali mendekati tempat shalat kami “ (H.R.Ahmad &amp; Ibnu Majah ).</p>
<p>Kedua pernyataan diatas sangat jelas sekali bahwa antara shalat dan qurban sangatlah erat sekali hubungannya. Seseorang yang sudah mengerjakan shalat tidak akan diakui shalatnya bilamana dia tidak berqurban. Qurban adalah implementasi dari shalat, apabila kita belum berqurban maka kita belum di anggap mendirikan shalat . Kalau boleh dikatakan bahwa umat Islam saat ini memahami agama hanya dalam konteks ritual saja, antara lain seperti syahadah, shalat, puasa Ramadhan, zakat, Qurban, dzikir dan lain-lain, apabila umat Islam sudah menjalani agama dengan benar tidak hanya sekedar kontekstual saja maka dunia Islam tidak akan menjadi seperti saat ini, dimana banyak pemahaman dan keyakinan dari kalangan Islam sendiri yang tidak sama dalam menyikapi peribadatan dalam agama ini.</p>
<p>Kita ambil satu contoh saja seandainya umat Islam memahami secara hakiki makna Qurban yang sesungguhnya maka tidak ada lagi orang yang meminta-minta sekedar untuk makan, tidak ada lagi orang atau bayi yang mati kelaparan atau kena sakit busung lapar, tidak ada lagi orang yang mencuri karena tidak punya uang untuk keperluan sehari-hari.</p>
<p>Dalam Idul Adha kita diajarkan berqurban untuk orang lain dari apa yang kita miliki saat ini yang dapat dimanfaatkan oleh orang lain di sekitar kita.Jadi bukan hanya sekedar qurban kambing atau sapi setiap tahun melainkan kita diajarkan untuk selalu setiap saat siap berqurban untuk siapa saja yang membutuhkan pertolongan kita. Hal yang paling sederhana saja kita melihat ada seseorang yang sibuk dengan menginvestasikan uangnya untuk membeli rumah atau mobil padahal dia sudah memiliki semuanya lebih dari cukup, padahal masih banyak orang yang masih bingung mau tinggal dimana, atau besok mau makan apa. Alangkah lebih baik bilamana kita dapat membantu saudara kita yang masih belum punya rumah tinggal atau memberikan santunan kepada orang yang berhak menerimanya. Kadang kala kita hanya terpatok bahwa kita sudah mengeluarkan zakat 2,5 % padahal nilai itu tidak ada artinya dibandingkan harta yang dimiliki. Sebagai seorang hamba Allah yang baik maka kita pasti akan berpikir untuk membelanjakan harta kita yang diamanahi Allah pada kita untuk disalurkan kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan tanpa terbatas dari 2,5 % tadi.</p>
<p>Apa yang akan kita bawa mati menghadap Allah swt?apakah semua harta yang kita miliki yang akan menemani kita di dalam liang kubur? Sesungguhnya orang yang paling beruntung di sisi Allah adalah orang yang ketika diberi nikmat maka dia bersyukur dan membelanjakan hartanya untuk kepentingan agama Allah di muka bumi ini. Dan perniagaan yang paling menguntungkan adalah apabila kita melakukan perniagaan dengan Allah swt.</p>
<p>Kesimpulannya adalah bahwa ibadah Qurban janganlah dijadikan sebagai simbol saja tetapi implementasi dari ibadah tersebut harus benar-benar kita lakukan sehingga apa yang diinginkan Allah swt agar kita mau mengurbankan harta kita untuk kepentingan orang yang berhak mendapatkannya dapat kita lakukan dengan baik, kita diajarkan untuk menjadi makhluk sosial yang sempurna baik jiwa maupun imannya.Nah selamat berlomba-lomba menanam kebaikan sebagai bekal kita nanti di akhirat.</p>
<p>*) Walimurid dari Nanda (kelas 2A SD Al Hikmah)</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/keluargaalhikmah.wordpress.com/237/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/keluargaalhikmah.wordpress.com/237/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/keluargaalhikmah.wordpress.com/237/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/keluargaalhikmah.wordpress.com/237/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/keluargaalhikmah.wordpress.com/237/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/keluargaalhikmah.wordpress.com/237/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/keluargaalhikmah.wordpress.com/237/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/keluargaalhikmah.wordpress.com/237/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/keluargaalhikmah.wordpress.com/237/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/keluargaalhikmah.wordpress.com/237/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keluargaalhikmah.wordpress.com&blog=4319273&post=237&subd=keluargaalhikmah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keluargaalhikmah.wordpress.com/2008/12/09/memaknai-idul-qurban/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/127b37e61d3ff968b4e50dbbb94fb0ea?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">keluargaalhikmah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://keluargaalhikmah.wordpress.com/2008/11/18/226/</link>
		<comments>http://keluargaalhikmah.wordpress.com/2008/11/18/226/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Nov 2008 04:35:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keluargaalhikmah</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[komite sekolah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keluargaalhikmah.wordpress.com/?p=226</guid>
		<description><![CDATA[

Komite Sekolah Al Hikmah, melalui Klub Keluarga Al Hikmah mengadakan Lomba Menulis Kisah Inspiratif Pengalaman Mendidik Anak. Insyaallah, melalui program ini, orang tua berkesempatan untuk saling berbagi inspirasi. 
Tujuan Kegiatan
- Turut serta mengembangkan budaya menulis berbasis keluarga bagi wali murid Al Hikmah.
- Sebagai sarana pengumpulan tulisan inspiratif tentang pengalaman mendidik anak untuk selanjutnya akan diterbitkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keluargaalhikmah.wordpress.com&blog=4319273&post=226&subd=keluargaalhikmah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;"><a href="http://www.glitterfy.com/"><img src="http://img33.glitterfy.com/322/glitterfy222211T328D31.gif" border="0" alt="Glitter Words" /></a></p>
<p style="text-align:center;">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:10pt;line-height:150%;"><span lang="SV">Komite Sekolah Al Hikmah, melalui Klub Keluarga Al Hikmah mengadakan <strong>Lomba Menulis Kisah Inspiratif Pengalaman Mendidik Anak.</strong> Insyaallah, melalui program ini, orang tua berkesempatan untuk saling berbagi inspirasi. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:10pt;line-height:150%;"><strong>Tujuan Kegiatan</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:54pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:&quot;"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Turut serta mengembangkan budaya menulis berbasis keluarga bagi wali murid Al Hikmah.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:54pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:&quot;"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">Sebagai sarana pengumpulan tulisan inspiratif tentang pengalaman mendidik anak untuk selanjutnya <strong>akan diterbitkan berupa buku kumpulan tulisan</strong>.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;margin:0 0 10pt 54pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:&quot;"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">Syiar peringatan Tahun Baru Islam 1430 H, Peringatan 20 Tahun Al Hikmah dan Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2009</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:10pt;line-height:150%;"><span lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:10pt;line-height:150%;"><strong><span lang="SV">Ketentuan Penulisan :</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;margin:0 0 10pt 36pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:&quot;"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span lang="SV">Lomba boleh diikuti oleh seluruh walimurid KB, TK, SD, SMP dan SMA Al Hikmah Surabaya</span><strong>.</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;margin:0 0 10pt 36pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:&quot;"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Tulisan merupakan <strong>pengalaman nyata </strong>orangtua yang unik dan inspiratif dalam mendidik anak. Bukan berupa makalah atau artikel, dan ditulis dengan gaya bahasa ringan dan bebas.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;margin:0 0 10pt 36pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:&quot;"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Panjang tulisan 2 – 5 halaman ukuran A4, diketik 1,5 spasi dengan ukuran font 12 point.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;margin:0 0 10pt 36pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:&quot;"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Peserta boleh mengirimkan lebih dari 1 judul tulisan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;margin:0 0 10pt 36pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:&quot;"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Tulisan belum pernah dipublikasikan di media massa dan belum pernah menjadi pemenang dalam lomba-lomba karya tulis apapun.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;margin:0 0 10pt 36pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:&quot;"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Tulisan sudah harus diterima panitia paling lambat Hari Sabtu, 27 Desember 2008, jam 12.00 WIB dalam bentuk <strong>softcopy</strong> dengan dilengkapi identitas diri (nama lengkap, alamat, nomor telepon/hp dan nama siswa yang masih bersekolah di Al Hikmah)</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;margin:0 0 10pt 36pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:&quot;"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Tulisan bisa dikirim via email ke alamat humas@alhikmahsby.com atau blog@alhikmahsby.com atau langsung diserahkan ke Ust. SULI di Kantor YLPI Al Hikmah Jl. Gayungsari IV No. 25. Tulisan yang diikutsertakan dalam lomba ini menjadi hal milik panitia.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;margin:0 0 10pt 36pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:&quot;"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Juri bersifat independen dan keputusannya tidak bisa diganggu gugat.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:10pt;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:10pt;line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:10pt;line-height:150%;"><strong>Pelaksanaan Kegiatan</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:54pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:&quot;"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Pengumpulan tulisan  <span> </span>: 24 Nopember – 27 Desember 2008.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:54pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:&quot;"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Penjurian                           <span> </span> <span> </span>: 2 – 7 Januari 2009</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:54pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:&quot;"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Pengumuman Pemenang         <span> </span>: Sabtu, 10 Januari 2009</p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;margin:0 0 10pt 54pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:&quot;"><span>-<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]-->Launching Buku                   <span> </span> <span> </span>: 2 Mei 2009 (Hardiknas)</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:10pt;line-height:150%;"><strong> </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:10pt;line-height:150%;"><strong>Dewan Juri</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span lang="SV">·        Muhammad Fauzil Adhim (Penulis, Konsultan Pendidikan Anak &amp; Keluarga)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span lang="SV">·        Kurniawan Muhammad (Redaktur Pelaksana Jawa Pos)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;margin:0 0 10pt 36pt;"><span lang="SV">·        Muhammad Zahri (Kepala Sekretariat YLPI Al Hikmah)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:10pt;line-height:150%;"><strong> </strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-bottom:10pt;line-height:150%;"><strong>Hadiah Lomba :</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span lang="ES">·        Penulis Terbaik 1 <span> </span>: Rp 1.000.000,- beserta tropi dan piagam</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span lang="ES">·        Penulis Terbaik 2  <span> </span>: Rp    750.000,- beserta tropi dan piagam</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span lang="ES">·        Penulis Terbaik 3    <span> </span>: Rp   500.000,-  beserta tropi dan piagam</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:36pt;text-indent:-18pt;line-height:150%;"><span lang="ES">·        Penulis Harapan 1    <span> </span>: Rp   250.000,-  beserta tropi dan piagam</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-indent:-18pt;line-height:150%;margin:0 0 10pt 36pt;"><span lang="ES">·        Penulis Harapan 2    <span> </span>: Rp   250.000,-  beserta tropi dan piagam</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;margin:0 0 10pt 18pt;"><span lang="ES">Tulisan pemenang, bersama sejumlah tulisan terpilih lainnya, akan diikutkan dalam naskah BUKU yang insyaAllah akan diterbitkan.</span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/keluargaalhikmah.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/keluargaalhikmah.wordpress.com/226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/keluargaalhikmah.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/keluargaalhikmah.wordpress.com/226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/keluargaalhikmah.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/keluargaalhikmah.wordpress.com/226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/keluargaalhikmah.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/keluargaalhikmah.wordpress.com/226/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/keluargaalhikmah.wordpress.com/226/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/keluargaalhikmah.wordpress.com/226/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keluargaalhikmah.wordpress.com&blog=4319273&post=226&subd=keluargaalhikmah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keluargaalhikmah.wordpress.com/2008/11/18/226/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/127b37e61d3ff968b4e50dbbb94fb0ea?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">keluargaalhikmah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://img33.glitterfy.com/322/glitterfy222211T328D31.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Glitter Words</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sepaket Anak Kita (Mendampingi Alif Ikut IMC 2008)</title>
		<link>http://keluargaalhikmah.wordpress.com/2008/11/15/sepaket-anak-kita-mendampingi-alif-ikut-imc-2008/</link>
		<comments>http://keluargaalhikmah.wordpress.com/2008/11/15/sepaket-anak-kita-mendampingi-alif-ikut-imc-2008/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 Nov 2008 00:41:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keluargaalhikmah</dc:creator>
				<category><![CDATA[feature]]></category>
		<category><![CDATA[sharing]]></category>
		<category><![CDATA[walimurid]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keluargaalhikmah.wordpress.com/?p=209</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Itho Bharata *)
 
….. Kalo kita mau menerima kelebihan dari anak kita, terimalah mereka dengan segala kekurangannya. Atau mungkin istilah gampangnya terimalah anak-anak kita dalam satu paket……..
 
 
Kebetulan akhir-akhir ini saya diberi kesempatan untuk mengantar dan mengikuti dari dekat kegiatan dari anak kami saat mengikuti kejuaraan Olimpiade Matematika tingkat International. Saya mulai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keluargaalhikmah.wordpress.com&blog=4319273&post=209&subd=keluargaalhikmah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Oleh : Itho Bharata *)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong><em><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">….. Kalo kita mau menerima kelebihan dari anak kita, terimalah mereka dengan segala kekurangannya. Atau mungkin istilah gampangnya terimalah anak-anak kita dalam satu paket……..</span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong><em><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"> </span></em></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"><a href="http://keluargaalhikmah.files.wordpress.com/2008/11/100_09911.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-211" title="100_09911" src="http://keluargaalhikmah.files.wordpress.com/2008/11/100_09911.jpg?w=160&#038;h=120" alt="100_09911" width="160" height="120" /></a>Kebetulan akhir-akhir ini saya diberi kesempatan untuk mengantar dan mengikuti dari dekat<span> </span>kegiatan dari<span> </span>anak kami saat mengikuti kejuaraan Olimpiade Matematika tingkat International. Saya mulai mengikuti kegiatan mereka dari tingkat seleksi awal, karantina<span> </span>sampai<span> </span>mereka berlomba di tingkat Internasional. Dan karena hampir tiap saat bertemu dan bergaul dengan para peserta lomba tersebut, <span> </span>secara tidak sadar saya mulai banyak mengamati tingkah polah mereka. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Ada</span><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"> beberapa kemiripan-kemiripan pada mereka yang membuat saya sering tertawa geli sendiri.. Apalagi kalau mereka sudah saling bertemu . Si Jenius, <span> </span>para jagoan matematika ini, yang kalau kita lihat diluar terlihat seperti anak-anak yang sangat<span> </span>luar biasa hebatnya, yang sering membuat kita sampai terkagum kagum melihatnya karena saling berebutan menjawab soal-soal matematika yang rumit hanya dalam hitungan detik, ternyata kalo sudah tidak di ranah matematikanya, mereka akan <span> </span>kembali <span> </span>seperti <span> </span>anak-anak pada umumnya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Mungkin karena mereka terlalu sering menggunakan otak kirinya, <span> </span>mereka jadi terlihat tidak luwes untuk <span> </span>menyelesaikan masalah-masalah dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan, hanya untuk masalah menata baju atau pekerjaan rumah yang lain yang sehari-hari biasa kita lakukan, akan terlihat rumit dipikiran mereka. Karena mungkin semua kegiatan itu mereka masukkan ke dalam <span> </span>teori dan logika matematikanya. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Ada</span><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"> beberapa peristiwa yang sering membuat saya lagi-lagi tersenyum geli. Suatu hari pada saat kita semua lagi heboh <em>packing</em> baju karena mau pulang kembali ke tanah air , terlihat Wira si imut, duduk diatas tumpukan baju kotornya, dan didepannya terbuka kopor besarnya yang masih melompong. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><em><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">“Kenapa Sayang, dari tadi kok belum dimasukkan bajunya?”</span></em><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"> <span> </span>tanya deputy leadernya. Dengan tetap melihat kopernya dan dengan muka serius, dia menjawab <em>“Iya, soalnya kalo menurut teori, harusnya baju-baju ini ndak mungkin masuk semua ke koper ini…!”</em><span> </span>hahaha. <span> </span>Kita yang denger pada senyum-senyum semua. <em>“Pake teori lagi deh”</em> kata ibu-ibu yang lain. Makan tuh teori, pikir kita. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Di lain hari, pada saat tour keliling kota Chiang Mai, yang harusnya orang-orang pada santai melihat-lihat keindahan alam Chiang Mai, Alif anak kami terlihat serius, kenapa lagi nih? </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><em><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">“Kenapa Mas, kok serius amat?”</span></em><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"> tanya deputynya, sambil dengan dahi menekuk, dia jawab <em>“Kalau menurutku Tante, harusnya acaranya ini ndak begini, kalo kita punya waktu cuman sekian jam (</em>sambil menyebutkan angka<em>), harusnya kita <span> </span>kesini dulu (</em>dia menyebutkan suatu tempat<em>), <span> </span>karena kalo kesana dulu, waktunya ndak cukup. Kan jaraknya sekian km (</em>sambil menyebutkan angka<em>), berarti kita butuh<span> </span>waktu (</em>sambil menyebutkan angka<em>) …. .. jadi ……..”</em> Ibu deputy leader hanya tersenyum, karena beliau sudah biasa dan hapal dengan kebiasaan berteori mereka.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Mau tahu<span> </span>seperti apa kamar hotel tempat mereka menginap? Mungkin yang lain sudah bisa menebak. Biar sudah ditulis besar-besar di kamar masing-masing , di <em>briefing</em> sebelum berangkat dari tanah air dan diomeli tiap hari oleh deputynya , tetep aja kamarnya kayak kapal pecah! </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"><a href="http://keluargaalhikmah.files.wordpress.com/2008/11/100_19851.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-213" title="100_19851" src="http://keluargaalhikmah.files.wordpress.com/2008/11/100_19851.jpg?w=200&#038;h=150" alt="100_19851" width="200" height="150" /></a></span><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Sepatu satu didepan pintu, satunya lagi di bawah tempat tidur. Baju, </span><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">buku, <span> </span>kertas hitungan, <span> </span>makanan beserta sampahnya bertebaran dimana-mana. Ibaratnya kita mau duduk aja bingung. Kalo buka lemari bajunya, baju kotor dan baju bersih memang sudah bener beda tempat, tapi sama-sama berupa gundukan baju yang tidak terlipat. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Sampah makanan berceceran dilantai, kalau ditanya, siapa yang buang sampah disini? semua pada lihat-lihatan. Jadi kalau misalnya ada 10 plastik bekas makanan disitu, ternyata juga sampah milik 10 anak yang ada di kamar itu, dan lucunya mereka semua hapal nama pemilik sampahnya. Sering kita kesel rasanya, kenapa kok enggak otomatis sih, kalau habis makan langsung dibuang ditempat sampah, kalau habis pakai baju ditaruh ditas laundry dll. Tapi hebatnya juga mereka bisa tetap belajar dengan enjoy dan tidur dengan nyenyak walaupun dengan kondisi kamar super berantakan dan diatas tumpukan sampah-sampah.<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Tapi kalo soal hitung-menghitung jangan ditanya, dalam keadaan apapun langsung nyambung. Mungkin sudah otomatis kali ya. Jadi tanpa dikomando otak kiri mereka langsung bekerja. Pernah seorang Tour Guide kita sampai dibuat tersipu malu. Karena<span> </span>keliatannya anak-anak itu pada cuek tidak memperhatikan, tapi ternyata otaknya mikir. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Suatu hari di bus yang mengantar kita keliling kota Singapura, Si Tour Guide sedang bercerita tentang Negara Singapura, <em>“ Penduduk Singapura itu terdiri dari beberapa ras, ras Melayu …%, ras China …%, ras India …. % ….blablabla </em>..”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Kita yang mendengarkan sambil ngantuk, karena udah capek ya lebih tertarik untuk melihat pemandangan kota Singapura daripada mendengarkan si Tour Guidenya ngoceh. Tiba-tiba semua kaget dengan pertanyaan dari Alif, <em>“ Lho sisanya yang 17% ras apa dong ?”</em> … Hah, si Tour guidenya kaget sambil malu karena ketahuan salah, hehehe. Dia ndak nyangka kalo ternyata ada yang ngitung. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Belum lagi waktu kita lagi antri mau naik kereta gantung di Sentosa Island. Pada saat kita udah berebut mau naik, Alif langsung melarang. “<em>Sudah cukup itu dulu, keretanya ndak kuat</em>” larangnya sambil dengan cepat berlagak yang ngatur kelompok yang naik lebih dulu. Pikir kita, sok tau amat anak ini. Iseng kita tanya, <em>“Kok Mas bisa ngatur kelompoknya yang berangkat lebih dulu?”.</em> Dia langsung nunjuk tulisan yang ada di kereta gantung. <span> </span><strong>Attention : This train only enough taken a ride by max …. people or ….. kgs.</strong> Oh! <span> </span>rupanya diam-diam dia menghitung kira-kira berat badan kita dan langsung dibuatkan kombinasi kelompoknya yang paling maksimal. Si penjaga kereta lagi-lagi tersenyum. <em>“Wow… Good Job Boy!” s</em>erunya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"><span> </span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Kalau saya perhatikan lagi, dalam kehidupan sehari-hari mereka cenderung cuek dengan lingkungannya , kalau berkomunikasi suka <strong><em>“ndak jelas”</em></strong> menurut saya (tapi mungkin menurut mereka juga “orang-orang ini kok susah sekali diajak ngomong ya.. “, wah, jadinya ternyata ndak nyambung ya). Kalau bicara secukupnya, tapi kalau kalimatnya panjang suka tumpuk menumpuk berlomba-lomba antara kecepatan otak dan lidahnya, jadi tidak sinkron. Suka berbicara menggunakan bahasa baku dan <span> </span>istilah asing populer (mungkin<span> </span>bagi mereka kalo istilah asing<span> </span>lebih tepat guna dan pas, kalo diterjemahkan lagi malah jadi ndak pas dan mungkin terlalu panjang,.. hehehe). <span> </span>Dan rata-rata mereka terlihat lugu dan cenderung konvensional dalam berpakaian, kalau dandan sekenanya, kadang enggak maching pun mereka<span> </span>pede aja (mereka pikir, ndak penting lah penampilan yang penting isi otaknya). Tapi jangan ditanya, untuk<span> </span>pengetahuan populer, mereka sangat up date, mereka sangat hapal nama-nama atlet, even olahraga, penyanyi maupun tembang hit, aktris dan actor<span> </span>popular tingkat dunia sampai nasional. Kadang kita heran, kapan baca dan liat TV nya ya? </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Ya itu tadi sekelumit cerita yang bisa saya sampaikan ke pembaca. Mungkin sekilas bisa memberikan gambaran tentang keunikan dari anak-anak kita, yang bisa membuat dunia ini jadi indah dan berwarna. (Nov 2008)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"><a href="http://keluargaalhikmah.files.wordpress.com/2008/11/100_2017.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-214" title="100_2017" src="http://keluargaalhikmah.files.wordpress.com/2008/11/100_2017.jpg?w=300&#038;h=150" alt="100_2017" width="300" height="150" /></a></span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">*) Ibunda dari : Alif Akbar Putra Bharata (VI-B), Amira Aulia Putri Bharata (2F), Bei Alhafizh Putra Bharata (TK B2).<br />
</span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/keluargaalhikmah.wordpress.com/209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/keluargaalhikmah.wordpress.com/209/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/keluargaalhikmah.wordpress.com/209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/keluargaalhikmah.wordpress.com/209/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/keluargaalhikmah.wordpress.com/209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/keluargaalhikmah.wordpress.com/209/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/keluargaalhikmah.wordpress.com/209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/keluargaalhikmah.wordpress.com/209/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/keluargaalhikmah.wordpress.com/209/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/keluargaalhikmah.wordpress.com/209/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keluargaalhikmah.wordpress.com&blog=4319273&post=209&subd=keluargaalhikmah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keluargaalhikmah.wordpress.com/2008/11/15/sepaket-anak-kita-mendampingi-alif-ikut-imc-2008/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/127b37e61d3ff968b4e50dbbb94fb0ea?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">keluargaalhikmah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://keluargaalhikmah.files.wordpress.com/2008/11/100_09911.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">100_09911</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://keluargaalhikmah.files.wordpress.com/2008/11/100_19851.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">100_19851</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://keluargaalhikmah.files.wordpress.com/2008/11/100_2017.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">100_2017</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Alhamdulillah, Alif Akbar Menang Lagi!!</title>
		<link>http://keluargaalhikmah.wordpress.com/2008/11/13/alhamdulillah-alif-akbar-menang-lagi/</link>
		<comments>http://keluargaalhikmah.wordpress.com/2008/11/13/alhamdulillah-alif-akbar-menang-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Nov 2008 09:36:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keluargaalhikmah</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[liputan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keluargaalhikmah.wordpress.com/?p=202</guid>
		<description><![CDATA[Reposting dari Website Sekolah.
:::::&#8230;..

Alif Akbar Putra Bharata, Siswa SD Al Hikmah yang Dua Kali Juarai International Mathematic Conference (IMC) 2008 

Belajar Sejam Sehari, Dapat Nilai Sepuluh
 

Dua kali sudah Alif meraih medali di International Mathematic Comprtition (IMC) 2008. Bocah 11 tahun yang dulu &#8221;divonis&#8221; hiperaktif oleh psikolog itu kini berhasil memberikan kebanggaan kepada sekolah dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keluargaalhikmah.wordpress.com&blog=4319273&post=202&subd=keluargaalhikmah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Reposting dari <a href="http://www.alhikmahsby.com/ind/?mod=news&amp;id=251" target="_blank">Website Sekolah</a>.</p>
<p>:::::&#8230;..</p>
<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--[if !mso]&gt;--></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><strong><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Alif Akbar Putra Bharata, Siswa SD Al Hikmah yang Dua Kali Juarai International Mathematic Conference (IMC) 2008 </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;">
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Belajar Sejam Sehari, Dapat Nilai Sepuluh</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"><br />
</span><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Dua kali sudah Alif meraih medali di International Mathematic Comprtition (IMC) 2008. Bocah 11 tahun yang dulu &#8221;divonis&#8221; hiperaktif oleh psikolog itu kini berhasil memberikan kebanggaan kepada sekolah dan keluarganya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"><br />
</span><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">Rumbai-rumbai pita menghiasi pintu masuk SD Al Hikmah, Surabaya, kemarin. </span><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;" lang="SV">Suara riuh siswa siswi kelas enam memadati jalanan masuk tersebut. Beberapa guru tampak menunggu dengan roman wajah yang menyiratkan keriangan. Alif Akbar Bharata akhirnya datang sekitar pukul 09.20. Dia dijemput teman sekelas di rumahnya, Jalan Gayungsari Barat. Perlakuan istimewa kepada Alif bukan tanpa alasan. Itu merupakan penghargaan atas prestasinya karena dua kali memenangi medali di ajang bergengsi bernama International Mathematic Contest 2008.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;" lang="SV"><br />
</span><a href="http://keluargaalhikmah.files.wordpress.com/2008/11/2511.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-204" title="2511" src="http://keluargaalhikmah.files.wordpress.com/2008/11/2511.jpg?w=240&#038;h=180" alt="2511" width="240" height="180" /></a><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;" lang="SV">Juli lalu Alif juga memenangi medali perak untuk kontes yang sama. Tahun ini International Mathematic Contest memang diadakan dua kali. Yang pertama di Singapura pada Juli dan yang kedua di Chiang Mai Thailand pada 25-30 Oktober lalu. Di ajang yang pertama Alif membawa pulang medali perak dan yang terakhir membawa pulang perunggu. &#8221;Yang membedakan mungkin jumlah pesertanya. Ajang pertama hanya diikuti 6 negara, sedangkan yang kedua 25 negara,&#8221; ujar Alif.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;" lang="ES">Keikutsertaan Alif tidak disponsori dinas pendidikan. Dia mendaftar secara personal, difasilitasi SD Al Hikmah. </span><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;" lang="SV">Awalnya, dia mengikuti Kompetisi Matematika Nalar Realistik (KMNR) tingkat Jatim pada 27 April 2008. Pihak sekolah yang mengikutsertakan Alif. Di ajang tersebut dia meraih juara dua. Kemudian, ada seleksi lagi untuk tingkat nasional di Bali pada 4-7 Juli. &#8221;Seleksi yang kedua ini saya berhasil meraih juara satu,&#8221; ujarnya sambil tersipu malu. Setelah seleksi tersebut, beberapa anak yang menang diseleksi lagi di Sukabumi. Untuk seleksi yang itu pun, siswa pecinta matematika tersebut tetap mendapatkan juara pertama. Alif akhirnya diikutkan lomba IMC di Singapura pada 17-21 Juli. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;" lang="SV"><br />
Sebelum mengikuti lomba, dia dikarantina selama 3 hari, yakni pada 14-16 Juli. Karena Alif diberangkatkan Tim Klinik Pendidikan Matematika dan IPA (KPM), biaya akomodasi di Singapura ditanggung sendiri. Meski demikian, uang tersebut tidak sia-sia karena Alif berhasil meraih medali perak. KPM sendiri saat itu mengirimkan 12 siswa. &#8221;Kami meraih 2 emas dan sisanya perak serta perunggu. Jumlah tepatnya saya lupa,&#8221; ujar siswa yang hobi ngemil itu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;" lang="SV"><br />
Pada kompetisi kedua di Chiang Mai, Thailand, biaya akomodasi ditanggung panitia IMC. Ada beberapa perbedaan antara IMC di Singapura dan Thailand. Salah satu di antaranya adalah pengerjaan soal. Di Singapura, seluruh soal dikerjakan sendiri. Namun, di Thailand ada soal-soal yang dikerjakan secara berkelompok. Sebanyak 16 peserta dari Indonesia dibagi empat kelompok. Masing-masing kelompok diberi sepuluh soal. &#8221;Kami diberi waktu sepuluh menit untuk diskusi pembagian pengerjaan soal,&#8221; terangnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;" lang="SV"><br />
Setelah waktu habis, tempat duduk masing-masing kelompok dipisahkan lagi. Meski soalnya sulit, Alif mengaku tidak merasa <em>deg-degan</em> seperti saat lomba di Singapura. Maklum, kontes di Singapura merupakan kiprah pertama Alif di tingkat internasional. Sayang, pada ajang yang kedua itu, tim dari Indonesia hanya mampu membawa medali perunggu. Hampir seluruh medali emas diborong Tiongkok. Meski demikian, putra pasangan Bharata Kussatyana Wibowo dan Sri Umi Masithorini itu tetap bersyukur karena mampu menggondol medali perunggu.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;" lang="SV">Di sela acara kompetisi, panitia mengadakan acara jalan-jalan bersama. Sayang, Alif tidak sempat mengikuti seluruhnya. Dia dan rombongan hanya bisa ikut separo jadwal. Kepala rombongan menyuruh mereka beristirahat agar tidak lelah ketika lomba. </span><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;">&#8221;Jadi, saya cuma ke Chiang Mai Zoo dan Elephant Camp saja. </span><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;" lang="SV">Yang ke Royal Flora Garden dan Queen Sirikit Garden saya tidak ikut,&#8221; ujarnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;" lang="SV"><br />
Prestasi yang dimiliki Alif tidak datang begitu saja. Sewaktu kecil, Alif adalah anak yang tergolong hiperaktif. Saat mendaftar di TK Al Hikmah, dia diperbolehkan masuk dengan catatan harus diterapi ke psikolog terlebih dahulu. Mengetahui hal itu, ibunya kemudian menyekolahkan Alif ke TK Al Azhar. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;" lang="SV"><br />
Itho&#8217; -panggilan ibu Alif- juga membawa anaknya berkonsultasi ke psikolog. Psikolog tersebut menyatakan bahwa Alif kecil punya energi yang berlebih. Dia harus diberi banyak kegiatan untuk menyalurkan energinya. Itho&#8217; juga berkonsultasi dengan ayahnya (kakek Alif, Red) yang juga berprofesi sebagai psikiater. &#8221;Dari situlah makanya saya mengikutkan Alif ke berbagai les dan kegiatan. Selama itu positif, Alif saya daftarkan,&#8221; terangnya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;" lang="SV"><br />
Bocah penggemar komik itu kemudian ikut les bahasa Inggris, matematika, sempoa, renang, menggambar, dan lainnya. Dari situlah sifat hiperaktifnya mulai berkurang. Alif kecil menikmati saat-saat belajarnya tersebut. Yang paling dia sukai adalah les sempoa.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;" lang="SV"><br />
&#8221;Kalau les sempoa atau matematika tanpa disuruh pun dia langsung berangkat. Tapi, kalau les menggambar, masih tawar-menawar dulu,&#8221; terang Itho&#8217;. Begitu senangnya dengan matematika, putra pertamanya itu beberapa kali menjuarai lomba mental aritmatika tingkat nasional. Dia juga menjadi juara kelas setiap tahun. Nilai matematikanya selalu sepuluh. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;" lang="SV"><br />
Kendati sering menjuarai berbagai lomba, Alif tergolong siswa yang jarang belajar. Dalam sehari, dia hanya belajar sekitar 10 menit hingga 1 jam. &#8221;Tapi, kalau dia belajar terlalu sebentar, pasti saya tegur,&#8221; ujar Itho&#8217;.<span> </span>Meski demikian, Itho&#8217; terkadang sering heran sendiri. &#8221;Meski belajarnya cuma sebentar, dia sering pulang sambil menunjukkan hasil ujian yang mendapat nilai sepuluh,&#8221; imbuh perempuan berjilbab itu.(oni)</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;" lang="SV"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="SV">Sumber Jawa Pos, Kamis 6 November 2008</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;" lang="SV">Dimuat juga di :</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">1. Harian Surya</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">2. Surabaya Pos</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">3. Suarasurabaya.net</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Hasil selengkapnya International Mathematics Competition 2008 (IMC 2008) &#8211; Chiang Mai, Thailand 25-30 Oktober 2008</span> <span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">bisa dilihat <a href="http://www.kpminternasional.com/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=45&amp;Itemid=19" target="_blank">disini </a>dan <a href="http://www.imcthai.net/web/Result03.html" target="_blank">disini</a>.<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="line-height:150%;"><span style="font-size:11pt;line-height:150%;font-family:Georgia;"> </span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/keluargaalhikmah.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/keluargaalhikmah.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/keluargaalhikmah.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/keluargaalhikmah.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/keluargaalhikmah.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/keluargaalhikmah.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/keluargaalhikmah.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/keluargaalhikmah.wordpress.com/202/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/keluargaalhikmah.wordpress.com/202/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/keluargaalhikmah.wordpress.com/202/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=keluargaalhikmah.wordpress.com&blog=4319273&post=202&subd=keluargaalhikmah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keluargaalhikmah.wordpress.com/2008/11/13/alhamdulillah-alif-akbar-menang-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/127b37e61d3ff968b4e50dbbb94fb0ea?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">keluargaalhikmah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://keluargaalhikmah.files.wordpress.com/2008/11/2511.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">2511</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>